..::: z e r o :::..

Entries categorized as ‘gadget’

Mencoba SMS Kronologger

December 6, 2008 · Leave a Comment

Hari ini browsing ke Kronologger di sela-sela kesibukan (halah.. :P )lembur sunset policy. Biasanya saya akses kronologger via handphone kalau sedang banyak duit….hihihi. Ternyata ada fasilitas baru, bisa posting kron via sms ke 3689. Biayanya Rp 350 untuk 1 kali kirim plus Rp 150 untuk notifikasi. Saya cek pulsa kartu As saya (*888#) masih Rp 16.273 artinya masih bisa mencoba fasilitas baru kronologger…. :)

Ambil handphone, create message:

“Kron Post Kron pertama lewat sms. Dicoba . . :)

Tekan Send… delivered.

Selanjutnya cek pulsa lagi masih Rp 15.973, kok cuma berkurang Rp 300 ?? Sementara baca service reply itu ada bunyi sms masuk 2 kali yang hampir bersamaan dari 3689:

SMS Pertama:

“TSEL: Maaf, saat ini kami mengalami gangguan koneksi, silahkan coba lagi dalam beberapa menit.”

SMS Kedua:

“Pesan berhasil diterima, isipesan : Kron pertama lwt sms. Dicoba . .  :)

Setelah itu saya cek pulsa lagi. Eh, sekarang pulsaku tersisa Rp 15.423. Ada pemotongan Rp 550 lagi?

Saya cek data transaksi terakhir (*887#). Service reply-nya:

“Biaya MMS/Content terakhir adalah Rp.550…. “

Jadi, SMS Kronologger butuh Rp 850 (300+550). SMS apa MMS sih? :P

Categories: gadget · techno

MMS error: tanggung jawab operator selular atau produsen ponsel? (Edisi kedua)

September 23, 2007 · 2 Comments

Menyambung cerita saya sebelumnya, ini ada perkembangan baru…:).

Ternyata kesimpulan saya bahwa fisik simcard yang bermasalah, oleh layanan online (via email) telkomsel disarankan untuk mengecek fisik kartu sim di graPARI terdekat. Namun hal itu tidak diamini oleh pihak graPARI dan hanya mengaktivasi ulang layanan MMS/GPRS (sms ke 6616) sembari menunggu maksimal 48 jam.

Setelah waktu itu terlewati, belum juga ada hasilnya. Akhirnya beberapa hari yang lalu, saya dan teman saya bereksperimen untuk mengetahui error MMS itu disebabkan oleh kartu atau ponsel. Teman saya menggunakan Kartu Halo dan HP Nokia 9300i sedangkan saya menggunakan Kartu As dan HP Nokia 6233 ME. Eksperimennya sebagai berikut:

  1. Saya menukar simcard kartu As dengan simcard kartu Halo. Jadi HP N9300i dipasangkan dengan kartu As dan HP N6233 ME dipasangkan dengan kartu Halo.
  2. Selanjutnya masing2 mengirim ke nomor sendiri (nomor hp penerima dan pengirim MMS adalah sama). Hasilnya kedua-duanya bisa MMS.
  3. Lalu berkirim MMS silang. Jadi HP N9300i yang dipasangkan dengan kartu As mengirim MMS ke HP N6233 ME yang dipasangkan dengan kartu Halo. Hasilnya kedua-duanya bisa MMS. As+N6233 menerima MMS dari Halo+N9300i begitu pula sebaliknya.
  4. Selanjutnya dikembalikan ke keadaan semula, As+N6233 dan Halo+9300i. Hasilnya:
    –>>As+6233 tidak bisa mengirim MMS ke nomor sendiri dan tidak bisa juga mengirim MMS ke Halo+9300i apalagi ke nomor lain.
    –>>Halo+9300i bisa mengirim MMS ke nomor sendiri dan tidak bisa mengirim MMS ke As+6233 tapi bisa ke nomor lain.

Kesimpulannya, ponsel Nokia 6233 ME adalah produk gagal.

Intisari cerita di atas telah saya sampaikan ke pihak Nokia melalui NCC Bimasakti di MTC Karebosi Makassar tanggal 18/09/2007. Pihak NCC telah mengupgrade software ponsel terbaru tapi belum juga ada hasilnya. Jalan keluar terakhir adalah pihak NCC Bimasakti Makassar akan menanyakan masalah ini ke NCC di Jakarta. Telah lima hari saya menunggu tapi belum juga ada kabar apa-apa …..:(

Ada yang punya pengalaman serupa? Atau malah tahu solusinya?

Categories: gadget

MMS error: tanggung jawab operator selular atau produsen ponsel?

September 6, 2007 · 1 Comment

Pertama kali saya menggunakan ponsel Nokia 8250 pertengahan November 2002, itu pun karena desakan teman sejawat yang kadang jengkel karena susah berkomunikasi dengan saya. Sampai dengan akhir Desember 2005, ponsel pertama saya itu tak bisa digunakan lagi. Dengan pertimbangan biaya, saya beralih ke ponsel CDMA Nokia 6585. Saat itu, prinsip ber-ponsel saya memang sangat standar. Bisa bicara dan bertukar pesan teks/SMS sudah cukup.

Awal Agustus 2007, tidak tahu pengaruh apa, prinsip itu mulai berubah. Bisa bicara dan bertukar pesan teks/SMS serta MMS/GPRS/internet cukup…:). Dan lagi-lagi karena teman serta pertimbangan biaya, saya menjatuhkan pilihan ke ponsel GSM Nokia 6233 ME. Namun apa daya, sampai saat ini prinsip berponsel saya yang baru itu belum juga teralisasi.

Saya tidak tahu masalahnya ada dimana? Menyalahkan produsen ponsel kayaknya kurang pas karena Jum’at malam tanggal 30/08/2007 yang lalu pihak Nokia melalui Nokia Care Center di MTC Karebosi telah mengupgrade software ponsel saya. Menyudutkan operator seluler dalam hal ini telkomsel selaku operator pilihan saya, sepertinya kurang etis, karena Rabu tanggal 05/09/2007 kemarin, setting konfigurasi GPRS dan MMS telah dikirim langsung dari sistem mereka ke ponsel saya.

So….?

Ada banyak pilihan, kembali ke prinsip awal atau mengganti produsen ponsel atau mengganti operator seluler atau malah menunggu Anda untuk membantu saya??

Uppsss….. sebelum upload entry ini, saya telah mendapat jawabannya, masalah ternyata ada pada fisik simcard-nya. Karena setelah menggunakan simcard lain, ponsel nokia saya bisa menerima dan mengirim MMS. Ya, daripada mubazir ceritanya mending diupload aja….:)

Categories: gadget